Agen Judi Online Saat Yang Tepat Bagi Jermaine Defoe

Agen Judi Online Saat Yang Tepat Bagi Jermaine DefoeAgen Judi Online Saat Yang Tepat Bagi Jermaine Defoe  – Jermain Defoe menganggap perpisahan dengan Tottenham Hotspur kali ini waktunya dianggap sangat tepat. Seolah-olah ia mengharumkan namanya di White Hart Lane, saat memastikan perpindahannya ke klub Major League Soccer, Toronto F C dan berbagai alasan mewarnai keputusannya untuk hengkang dari ranah Inggris.

Penyerang internasional Inggris itu telah menjaringkan 143 gol dari dua masa periode di Tottenham Hotspur, namun mengingat kontraknya tinggal tersisa satu tahun lagi di Spurs, Defoe memutuskan untuk angkat kaki dari London utara dan menuju ke Kanada pada akhir Februari mendatang.

Defoe mengaku tidak mudah untuk meninggalkan White Hart Lane, setelah sejumlah kenangan indah bersama klub tersebut, namun ia lebih memilih hengkang karena ingin mencari tantangan yang baru.

“Saya sudah berada di Spurs selama sembilan tahun, dan anda bisa membayangkan seperti apa rasanya bermain selama itu. Saya pikir semua orang mengetahui apa yang saya rasakan mengenai Tottenham,” tukas Defoe dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports.

“Saya telah memiliki hubungan yang istimewa dengan para pendukung dalam beberapa tahun terakhir, namun sepakbola dan pemain harus terus melangkah.

“Di usia saya yang sudah mencapai 31 tahun, sejumlah kesempatan sudah saya peroleh dan juga kepada pihak keluarga saya.”

Defoe sempat memiliki trauma dalam beberapa tahun belakangan ini dan ia mengungkapkan bahwa mereka, bersama dengan alasan keuangan yang menjadi latar belakang perpindahannya ke Torino, mewujudkan perpindahannya tersebut.

“Saya sudah mengalami berbagai macam tantangan dalam kehidupan yang saya jalani bersama keluarga dalam rentang waktu beberapa tahun terakhir dan terkadang sangat menyenangkan bila memperoleh kesempatan,” tandasnya.

“Kontrak saya dengan Totenham masih tersisa beberapa periode. Jika anda memiliki sisa kontrak satu tahun dan seseorang tiba dan menawarkan kontrak kepada anda selama empat tahun, maka anda wajib memikirkan dan mempertimbangkan pilihan tersebut. Hanya semudah itu saja.”

Kepala utama Toronto yang juga merupakan mantan rekan satu tim Defoe di Tottenham, Ryan Nelsen, menyarankan empat tim teratas di Liga Premier tertarik untuk memboyong Defoe.

Namun pemain itu sendiri mengaku tidak menerima tawaran tersebut, meski ia berharap perpindahannya ke benua Amerika tidak mempengaruhi harapannya untuk ambil bagian dalam skuad asuhan Roy Hodgson di Piala Dunia 2014 mendatang.

“Saya tidak mengetahui hal tersebut. Hal utama yang bisa saya lakukan adalah tetap berkonsentrasi terhadap permainan saya di atas lapangan,” tukas Defoe, mengenai spekulasi yang beredar mengenai dirinya.

“Saya tidak membaca terlalu banyak sejumlah surat kabar yang ada atau mendengar pembicaraan orang banyak. Anda hanya membiarkan perwakilan anda dan pihak klub untuk bermain dan menetapkan sebuah keputusan.”

Sebagaimana ajang Piala Dunia yang tinggal menunggu hitungan mundur, Defoe menambahkan: “Berharap pelatih mengetahui langkah yang saya ambil. Kini usia saya sudah 31 tahun dan saya telah bermain di kompetisi Liga Premier cukup lama.

“Tidak ada yang perlu saya buktikan lagi kepada pelatih, namun ini semua berada dalam genggamannya, karena ia yang menentukan skuad. Jika saya terpilih untuk bermain di Brasil, maka saya akan siap.”