Balasan Jose Mourinho Atas Serangan Arsene Wenger

Balasan Jose Mourinho Atas Serangan Arsene WengerBalasan Jose Mourinho Atas Serangan Arsene Wenger – Beberapa waktu yang lalu, memang manajer klub Arsenal, Arsene Wenger telah memberikan serangannya kepada Jose Mourinho dengan mengungkapkan bahwa Chelsea saat ini merupakan klub yang takut untuk gagal didalam persaingan titel juara kompetisi Barclays Premier League di musim ini, dan ucapan Jose Mourinho yang mengatakan sebelumnya bahwa Chelsea memang bukanlah tim yang difavoritkan juara musim ini telah membuat klub tersebut tidak akan menjuarai kompetisi tersebut di musim ini.

Tidak membutuhkan  waktu yang lama untuk Jose Mourinho dalam menyikapi masalah tersebut, dirinya mengungkapkan bahwa Arsene Wenger didalam menyikapi kabar tersebut. Dirinya menyinggung perolehan dari Arsene Wenger sendiri didalam 8 musim terakhir yang belum mendatangkan 1 gelar bergengsi pun ke Emirates Stadium.

“8 musim tanpa gelar, itulah yang dimaksud kegagalan.” Ungkap Jose Mourinho setelah para pers meminta pendapatnya terkait ucapan Arsene Wenger tersebut.

Dirinya menyebutkan bahwa ia akan meninggalkan klub yang dibelannya seadainya tidak mampu meraih 1 gelar bergengsi didalam 8 tahun terakhir. Dirinya juga mengakui bahwa memang dirinya takut akan kegagalan, karena memang dirinya sangat jarang mengalami hal tersebut.

“Saya harus meninggalkan tim seadainya saya tidak meraih 1 gelar didalam 8 musim. Arsene Wenger memang menjadi spesialis didalam kegagalan, dan bukannya saya. Jadi saya memang saya takut akan kegagalan karena memang saya jarang mengalami hal tersebut,” pungkas Jose Mourinho.

Trofi terakhir yang berhasil didatangkan oleh Arsene Wenger bersama dengan Arsenal ialah trofi FA Cup pada musim 2004 – 2005 silam. Meskipun terus tampil dengan kompetitif selama ini dan menjadi salah satu klub papan atas Eropa, Arsenal sendiri tidak mampu menambah pundi – pundi trofi mereka didalam 8 musim terakhir.

Berlainan dengan Arsene Wenger, Jose Mourinho memang memiliki catatan yang lebih gemilang, dirinya merupakan pelatih yang selalu berhasil membawa kesuksesan kala menukangi sebuah klub. Sejak menjadi pelatih FC Porto namanya mencuat setelah membawa klub tersebut menjuarai trofi Liga Champions.

Selanjutnya ia memutuskan untuk bergabung bersama dengan Chelsea, bersama dengan Chelsea dirinya juga pernah membawa sejumlah gelar seperti trofi Barclays Premier League, Piala Liga dan juga FA Cup, selanjutnya ia menukangi klub FC Internazionale dan juga telah berhasil membawa sejumlah gelar ke timnya, termasuk treble winners yang berhasil mereka raih pada tahun 2010 silam.

Dirinya juga kembali mendulang trofi bergengsi bersama dengan Real Madrid, setelah berhasil meraih banyak gelar bergengsi di sejumlah kompetisi, dirinya memutuskan untuk bisa kembali ke Stamford Bridge di awal musim ini, dimana timnya kembali menghadapi Arsene Wenger yang merupakan rivalnya didalam masa periode pertamannya di Chelsea pada tahun 2004 – 2007 silam.