Barcelona Lebih Merindukan Valdes Ketimbang Lionel Messi

Barcelona Lebih Merindukan Valdes Ketimbang Lionel Messi

Barcelona Lebih Merindukan Valdes Ketimbang Lionel Messi – Pendukung tim Barcelona mungkin menyadari bahwa mereka sudah kehilangan empat kali peraih Ballon d’Or Lionel Messi. Namun demikian justru penjaga gawang Victor Valdes yang sejauh ini yang menjadi pahlawan kesuksesan sementara Barcelona hingga separuh musim ini.

Sebagian besar penampilan Valdes tepat dibutuhkan oleh Barcelona ketika memasuki masa-masa genting. Bahkan di waktu yang bersamaan, kerap kali kontribusi penyelamatannya juga sangat luar biasa dan Barcelona sangat beruntung sejauh ini masih memilikinya.

Mungkin banyak kalangan menganggap tahun 2013 bukanlah milik Lionel Messi, secara dari perebutan gelar Ballon d’Or seakan-akan namanya mulai tenggelam sejak mendapatkan cedera yang bertubi-tubi.

Messi memang masih di atas rata-rata pemain Barcelona untuk urusan menciptakan gol dan kali ini bahkan tugasnya di atas lapangan jauh lebih ringan, karena ia tinggal menunggu suplai bola yang brilian dari Cesc Fabregas, Neymar, bahkan hingga Alexis Sanchez, ketimbang periode di waktu lalu yang menjadi tokoh peran sentral di atas aksinya.

Sejak mengalami cedera hamstring saat menghadapi Almeria, bintang asal Argentina itu terlihat kesulitan untuk menjebol gawang lawan, karena kondisinya yang sebenarnya belum fit 100 persen, namun sudah dipaksakan bermain dengan skuad asuhan Gerardo ‘Tata’ Martino.

Melihat kekuatan supremasi Barcelona, tentu peran sentral Valdes tidak dapat dipinggirkan, dan ia kerap kali terus menjalani hobinya yaitu olahraga pernapasan yoga, sementara 10 rekannya di tim utama berjuang untuk melepaskan jeratan dari pemain lawan.

Walau lini belakang Barca sejauh ini tidak konstan, namun penampilan mereka benar-benar terbantukan karena aksi cemerlang yang ditunjukkan oleh Valdes dan ia tampil penuh di sepanjang 90 menit.

Pola kebijakan rotasi pemain ala Martino terus berlangsung hingga saat ini, silih berganti Alves, Pique, Puyol, Bartra, Mascherano, Song, Alba, Adriano, Montoya – tim Catalan mampu mengamankan pertahanannya dari 10 pertandingan tanpa kebobolan di musim ini, di mana Valdes rata-rata melakukan penyelamatan 3.05 per-pertandingan.

Salah satu ujian bagi Barcelona mungkin belum terlihat nyata kala mereka mengalahkan Granada empat gol tanpa balas di akhir pekan kemarin, di mana posisinya digantikan oleh Jose Pinto, yang secara kebetulan juga tampil cukup baik.

Namun tidak demikian bagi Barcelona di ajang Liga Champions. Meski sudah mengantongi tiket ke babak 16 besar, mereka seperti meradang. Terlebih Martino juga tidak ada Valdes di lini pertahanan paling sentral kala mereka bertandang ke Amsterdam ArenA di tengah pekan ini.

Anak-anak Catalan dibuat tidak berdaya dengan permainana disiplin yang diperagakan oleh Ajax Amsterdam, yang berupaya tampil ngotot untuk mendampingi Barcelona ke babak berikutnya dan pada matchday kelima, mereka sukses menorehkan kekalahan perdana bagi Barcelona di musim 2013-14.

Sebuah catatan gemilang yang ditorehkan oleh anak-anak mudah hasil binaan Frank de Boer yang dibantu oleh asistennya Dennis Bergkamp, tampil menyulitkan sang pemegang tampuk klasemen sementara Grup H.

Bahkan Martino mengetahui timnya sulit untuk menang di laga yang berkesudahan 2-1, sehingga ahil strategi berkebangsaan Argentina itu menurunkan sejumlah pemain-pemain mudanya yang sengaja disertakan pada pertandingan ini, demi menimba ilmu dan merasakan debut perdananya di Liga Champions.

Meski di paruh pertama Barcelona bermain sangat buruk dengan sejumlah kesalahan umpan dan ketidaktenangan dalam penguasaan bola membuat mereka harus rela kebobolan terlebih dulu melalui serangan balik yang sangat cepat oleh Thulani Sereno dan tuan rumah kembali menggandakan keunggulannya dari sepakan Danny Hoesen.

Namun petaka menimpa Ajax saat paruh kedua baru berjalan tiga menit Joel Veltman harus diusir wasit karena menjatuhkan Neymar da Silva di kotak terlarang, dan Barcelona pun hanya mampu mencuri satu-satunya gol dari tendangan penalti Xavi Hernandez.