Louis van Gaal Sebut Atletico Madrid Bisa Jadi Contoh Untuk Belanda

Louis van Gaal Sebut Atletico Madrid Bisa Jadi Contoh Untuk BelandaLouis van Gaal Sebut Atletico Madrid Bisa Jadi Contoh Untuk Belanda – Pelatih yang berusia 62 tahun itu merasa percaya dan juga yakin bahwa timnya bisa belajar dari juara La Liga Spanyol dan sang pelatih mengungkapkan bahwa dirinya akan memilih starting XI untuk Piala Dunia lewat laga persahabatan melawan Ghana pada hari Sabtu nanti.

Louis van Gaal merasa yakin bahwa Atletico Madrid bisa menjadi satu contoh bagi Belanda di Piala Dunia pada musim panas ini.

Anak buah Diego Simeone berhasil memenangkan trofi La Liga Spanyol pada hari terakhir pada musim ini, namun kalah tipis di babak final Liga Champions, memimpin sampai sundulan Sergio Ramos di injury time memastikan laga berjalan hingga ke perpanjangan waktu, kemudian Real Madrid memenangkan dengan skor akhir 4-1.

Namun, Van Gaal yakin bahwa timnya bisa belajar dari soliditas pertahanan, menekan permainan dan semangat juang orang-orang Spanyol tersebut, meskipun pelatih baru Manchester United itu menegaskan bahwa skuad racikannya di sudut akan mencegah gol penyeimbang Ramos.

“Saya berpikir bahwa Atletico bisa menjadi satu contoh bagi Belanda. Kami berlatih dengan permainan empat melawan empat untuk meningkatkan permainan kami dan itu selalu menjadi cara yang sangat agresif untuk berlatih. Ketika kami sedang menonton final Liga Champions, saya berkata kepada para pemain saya: apakah kamu mengerti alasan mengapa kita berlatih empat lawan empat? Saya menginginkan agar para pemain menjadi agresif dalam permainan tekanan kami.”

“Kami juga memiliki seorang pemain di garis selama tendangan sudut. Kami selalu membicarakan hal ini dengan penjaga gawang kami dan juga pelatih kiper.”

Belanda diperkirakan akan mengadopsi sistem 5-3-2 di Piala Dunia, dengan Arjen Robben serta Robin van Persie kemungkinan akan menjadi dua pemain lini depan, dan Van Gaal merasa yakin duo pemain tersebut akan membentuk kemitraan yang kuat.

“Saya berpikir Robben dan juga Van Persie bisa sangat baik bersama-sama. Namun kami masih harus melihat bagaimana mereka melakukannya. Kami sudah melakukan hal itu beberapa kali dalam minggu ini, akan tetapi No.10 juga pentingdalam serangan kami.”

“Saya memiliki perasaan yang baik tentang hal ini. Saya merasa puas dengan cara mereka bermain bersama. Saya benar-benar ingin melihat bagaimana lawan kami bermain melawan kami. Saya tidak berpikir bahwa mereka akan bertahan dengan satu lawan satu terhadap Van Persie, Robben dan (Wesley) Sneijder. Itu sebabnya sistem baru kami ini sangat sulit untuk ditahan.”

Pelatih asal Belanda itu juga menambahkan bahwa dirinya merasa terkejut dengan bagaimana penampilan dari pemain bintang Galatasaray yaitu Sneijder di sesi latihan.

“Wesley Sneijder merupakan satu kejutan positif bagi saya. Dia membuat satu kesan yang sangat baik pada saya dan terlihat sangat fit.”

“Kalau dia berada dalam penampilan terbaik, dia bisa menjadi pemain yang sangat penting bagi kami. Saya melihat perbedaan antara Sneijder dari bulan Desember dan Januari kemarin dengan Sneijder dari minggu yang lalu.”

“Kemungkinan bahwa dia akan bermain menjadi jauh lebih besar ketika saya melihat bagaimana dia fit pada saat ini.”