Modric Ingin Akhir Karir Di Real Madrid

Modric Ingin Akhir Karir Di Real MadridModric Ingin Akhir Karir Di Real Madrid – Mantan gelandang Tottenham Hotspur itu yakin dirinya mulai menunjukkan kualitas yang sebenarnya untuk klub raksasa asal Spanyol, menyoroti kemenangan atas Manchester United sebagai titik baliknya secara pribadi.

Gelandang Real Madrid tersebut adalah Luka Modric yang mengatakan bahwa dirinya akan menikmati kesempatan untuk tinggal di klub hingga sisa karirnya.

Pemain asal Kroasia itu bergabung dengan los Blancos dari Tottenham pada musim panas 2012 silam dengan nilai transfer sebesar 35 juta euro (30 juta pounds) dan telah menjadi salah satu pemain paling menonjol pada musim ini, setelah awalnya berjuang agar konsisten di Santiago Bernabeu.

“Saya tidak pernah mempertimbangkan untuk meninggalkan Real Madrid atau bahwa itu merupakan sebuah kesalahan untuk datang ke sini. Itu mimpi saya yang menjadi kenyataan ketika saya menandatangani Real Madrid.”

“Saya ingin tinggal di sini selama bertahun-tahun sebanyak mungkin dan, jika mungkin, mengakhiri karir saya di sini.”

“Saya merasa sangat bangga dari mana saya datang. Yang saya impikan ketika saya menjadi seorang pesepakbola adalah bermain untuk klub sebesar Real Madrid. Itu mungkin klub yang paling terkenal dan terbaik dalam sejarah sepak bola.”

“Saya memiliki kepercayaan yang besar dan keyakinan yang besar dari pelatih (Carlo Ancelotti). Dari awal dia sudah jelas dengan apa yang dia mau dari saya dan betapa pentingnya saya bagi tim. Itu sangat membantu saya serta saya bisa memperlihatkan kualitas saya di lapangan.”

“Saya tidak berpikir klub mana pun sama seperti di sini. Mereka meminta begitu banyak dari kamu dan memaksa kamu untuk selalu berada di atas permainan kamu.”

“Tekanan sangat besar di sini. Akan tetapi saya tidak pernah punya masalah dengan tekanan. Saya menyukai tekanan karena tekanan membuat saya menjadi lebih baik lagi.”

Modric, yang mengakui bahwa perkembangan dirinya menjadi salah satu gelandang top Eropa itu berkat masa tinggalnya di Tottenham, menunjuk ke pertandingan dengan juara bertahan Liga Premier Inggris yaitu Manchester United di Liga Champions pada musim lalu sebagai titik balik dalam karirnya di Madrid.

“Saya memiliki kenangan besar dari Tottenham. Saya menghabiskan empat tahun di sana dengan banyak emosi, dengan banyak cinta dari klub dan juga fans. Saya menikmati setiap saat di Tottenham.”

“Namun dalam satu waktu kamu merasa perlu untuk mengambil satu langkah ke depan, untuk pergi ke level yang lebih tinggi.”

“Saya pikir itu adalah waktu yang tepat bagi saya untuk pergi, akan tetapi saya akan selalu berterima kasih kepada Tottenham untuk segala sesuatu yang telah mereka lakukan untuk saya. Saya menjadi seorang pemain yang lebih baik di sana dan mereka mendorong saya ke level ini dimana saya berada saat ini. Saya akan selalu menjadi seorang penggemar, saya banyak mengikuti mereka ketika saya bisa.”

”Saya punya beberapa kesulitan di awal (di Madrid). Saya tidak memiliki pra musim yang lengkap – saya berlatih sendiri di London, saya kemudian datang ke sini dan kamu perlu waktu untuk segalanya agar dapat menetap.”

“Saya tahu cepat atau lambat saya akan menunjukkan kualitas saya dan menunjukkan kepada semua orang kenapa saya ada di sini, mengapa Real melakukan satu usaha untuk membawa saya ke sini.”

“Saya punya banyak dukungan dari mantan pelatih (Jose Mourinho) – dia melakukan segalanya untuk membawa saya ke sini dan saya bersyukur untuk itu. Pada awalnya dia sangat membantu memudahkan saya beradaptasi. Ketika saya sudah cukup fit, saya mulai bermain lebih baik dan lebih baik lagi. Taktiknya tidak pernah menjadi masalah bagi saya.”

“Ketika saya bermain (melawan United) saya mengubah pertandingan, saya mencetak gol dan setelah kami mencetak gol yang lain untuk menang 2-1.”

“Itu adalah titik balik bagi saya dan karir saya di Real Madrid. Dimulai dari pertandingan tersebut, orang-orang mulai melihat mengapa saya ada di sini dan karir saya di Real Madrid itu semua jadi naik.”