Mourinho Jelaskan Pendekatan Yang Pragmatis

Mourinho Jelaskan Pendekatan Yang PragmatisMourinho Jelaskan Pendekatan Yang Pragmatis – Bos Chelsea itu telah mendapatkan banyak kritikan dari berbagai pihak dalam beberapa pekan terakhir ini atas taktik permainannya yang seharusnya negatif, akan tetapi pelatih yang berkebangsaan Portugal itu kini membela taktik yang digunakannya, sementara itu sang pelatih juga memberikan pujian kepada para pemain belakangnya.

Jose Mourinho merasa yakin dan juga percaya bahwa pendekatan pragmatis yang digunakannya dalam beberapa pekan terakhir itu memang diperlukan untuk membawa keberhasilan bagi Chelsea.

Sekembalinya ke Stamford Bridge pada bulan Juni kemarin, Mourinho memiliki satu kekayaan atas talenta dari pemain serang yang tersedia baginya, termasuk Eden Hazard, Oscar dan juga Juan Mata.

Samuel Eto’o dan juga Andre Schurrle kemudian ditambahkan ke dalam jajaran pemain lini depan sebagaimana Chelsea memulai musim ini dengan memainkan sistem 4-2-3-1.

Konsistensi itu sulit untuk ditemukan pada awal musim ini bagi klub asal London tersebut, karena mereka jatuh ke dalam dua kekalahan ketika bertanding melawan Basel di Liga Champions dan juga menderita kekalahan atas Newcastle United dan juga Stoke City di dalam negeri.

Dijualnya Mata ke Manchester United dan kemudian beralih ke formasi 4-3-3 – sistem yang digunakan oleh pelatih asal Portugal tersebut saat dirinya sukses di kali pertamanya di Chelsea – telah menghasilkan hasil yang jauh lebih baik, karena Chelsea berhasil sampai ke babak semi final Liga Champions dan tetap dalam perburuan gelar juara Liga Premier Inggris pada musim ini.

Mourinho telah dipermalukan atas outlook negatif baru-baru ini ketika melawan Liverpool dan juga Atletico Madrid, namun dirinya merasa taktiknya sudah tepat.

“Saya merasa dengan sadar bahwa saya tahu apa yang saya lakukan pada saat tertentu di musim ini. Saya membuat keputusan untuk menghentikan evolusi dalam gaya permainan dan saya pergi ke satu arah bersama dengan pemain yang kami miliki untuk bisa mendapatkan hasil.”

“Saya merasa bahwa kami tidak bisa seperti yang kami lakukan di Liga Champions jika kami tidak mengubah gaya permainan kami. Tim menjadi lebih strategis dan juga kurang intuitif karena kami pergi untuk hasil.”

“Ada saat di mana saya merasa bahwa Liga Premier ini begitu berbahaya dan sangat risiko besar untuk setiap tim-tim besar untuk keluar dari empat besar. Kenyataannya adalah bahwa Liga Premier ini adalah satu risiko besar dan musim depan juga akan sama.”

“Man United sudah keluar, saya pikir Arsenal akan melakukannya namun mereka dalam kesulitan, Everton merupakan satu ancaman, Tottenham juga ancaman.”

Mourinho merasa yakin bahwa top performer pada musim ini adalah para pemain bertahan, dan mantan pelatih Real Madrid itu memuji upaya para pemain belakangnya ketika menghadapi beberapa serangan yang paling ampuh dalam pertandingan.

”Ketika semua orang berpikir tentang pemain pada musim ini, orang biasanya akan langsung berpikir ke orang-orang kreatif dan juga striker. Saya melihat ke Cesar Azpilicueta, Gary Cahill, John Terry, dan juga Branislav Ivanovic, mereka memiliki satu musim yang menakjubkan.”